Apa yang kau cari? Harta? Tahta? Wanita?
Manusia. Terutama pria. Hidup untuk berkompetisi. Sejak zaman dahulu, sejak awal sejarah manusia tercatat. Sejak Qabil dan Habil saling berebut calon istri untuk mereka dan akhirnya yang satu di bunuh oleh yang lain. Sejak Nabi Adam diciptakan Tuhan. Sejak setan menolak untuk bersujud. Sejak itu...
Berkompetisi, berusaha menjadi yang terbaik. Saling berebut.
Pria, dihadapkan 3 cobaan: Harta, Tahta, Wanita.
Tuhan memberikan 3 pilihan itu.
Mana yang akan dipilih?
Oleh yang mana akan kau akan dihancurkan?
Oleh Harta? Sehingga kau mengorbankan Tahtamu -martabatmu- dan Wanitamu?
Oleh Tahta? Walaupun kau mengorbankan Hartamu, dan meninggalkan Wanitamu?
Atau oleh Wanita? Yang pada akhirnya Harta dan Tahtamu hancur lebur tak bersisa?
Tak ada kesempurnaa. Tak ada kepuasan...
Itulah manusia. Tak pernah puas!
Selalu merasa kurang; Tak pandai bersyukur.
Sejarah banyak mencatat orang-orang -terutama pria- yang hancur oleh salah satu, dua, bahkna ketiganya.
Itulah yang harus direnungkan oleh kita sebagai manusia. Terutama kaum pria.
Pandai-pandailah melangkah.
Bijaksanalah dalam menghadapi segalanya.
Dan terimalah, suatu saat kita akan terbuai oleh salah satunya. Dan mungkin akan hancur jika kita tidak se-segera mungkin berpaling dan bersujud.
#hanya berceloteh sembarangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar